Safitri, Murniati (2024) PERAN KADER REMAJA DALAM KEGIATAN POSYANDU REMAJA. S1 Kebidanan thesis, Universitas Awal Bros.
![]() |
Text
Judul - 00520002 - Murniati Safitri - S1 Kebidanan.pdf - Published Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (398kB) |
![]() |
Text
Abstrak - 00520002 - Murniati Safitri - S1 Kebidanan.pdf - Published Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (734kB) |
![]() |
Text
BAB I - 00520002 - Murniati Safitri - S1 Kebidanan.pdf - Published Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (882kB) |
![]() |
Text
Daftar Pustaka - 00520002 - Murniati Safitri - S1 Kebidanan.pdf - Published Version Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (978kB) |
![]() |
Text
Fulltext - 00520002 - Murniati Safitri - S1 Kebidanan.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Available under License Creative Commons Public Domain Dedication. Download (18MB) |
Abstract
ABSTRAK PERAN KADER REMAJA DALAM KEGIATAN POSYANDU REMAJA Murniati Safitri, Netty Herawaty Purba, Aminah Aatinaa Adhyatma Latar Belakang: Masa peralihan remaja merupakan periode dalam kehidupan seorang individu dimana terjadi perubahan fisik, emosional dan sosial yang signifikan. Perubahan-perubahan ini sering kali membuat remaja merasa kebingungan, ketidakstabilan emosi, dan identitas diri. Beberapa remaja bahkan sulit untuk menyesuaikan diri dengan perubahan ini sehingga remaja cenderung melakukan kenakalan. Kecenderungan kenakalan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan permasalahan kerugian dan kerusakan baik terhadap dirinya sendiri maupun orang lain. Kompleksnya permasalahan kesehatan pada remaja memerlukan penanganan pelayanan kesehatan melalui kegiatan posyandu remaja. Kader remaja adalah remaja yang dipilih atau secara sukarela mengajukan diri dan dilatih untuk ikut melaksanakan upaya pelayanan kesehatan remaja bagi diri sendiri, teman sebaya, keluarga, serta masyarakat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran kader remaja sebagai motivator, fasilitator, komunikator, dan promotor dalam kegiatan posyandu remaja. Metode: metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sampel penelitian dalam penelitian ini terdapat 3 kader remaja, 3 remaja, dan 1 pembina posyandu remaja. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di posyandu remaja Batu Selicin Lubuk Baja, Kota Batam. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam. Hasil: hasil penelitian ini didapatkan tidak adanya peran kader remaja sebagai komunikator dalam kegiatan posyandu remaja Batu Selicin, Lubuk Baja Kota Batam. Kesimpulan: kesimpulan dari penelitian ini didapatkan bahwa peran kader remaja sebagai komunikator yakni kader remaja belum mengoptimalkan perannya sebagai komunikator. Hal ini dikarenakan kader remaja tidak dibekali pelatihan khusus dan kader remaja juga tidak diberikan pengetahuan yang mendalam. Saran: penelitian ini juga dapat menjadi referensi penelitian selanjutnya terkait pentingnya pelatihan kader remaja. Kata kunci: Remaja, posyandu remaja, peran kader ABSTRACT THE ROLE OF YOUTH CADRES IN YOUTH POSYANDU ACTIVITIES Murniati Safitri, Netty Herawaty Purba, Aminah Aatinaa Adhyatma Background: The adolescent transition period is a period in an individual's life where significant physical, emotional and social changes occur. These changes often leave teenagers feeling confused, emotionally unstable and self-identified. Some teenagers even find it difficult to adjust to these changes so that teenagers tend to commit delinquency. The tendency of juvenile delinquents to carry out actions that violate the rules which can result in problems of loss and damage both to themselves and others. The complex health problems in adolescents require health services to be handled through youth posyandu activities. Adolescent cadres are adolescents who are selected or voluntarily volunteer and are trained to participate in implementing adolescent health services for themselves, their peers, their families and the community. The aim of this research is to determine the role of youth cadres as motivators, facilitators, communicators and promoters in youth posyandu activities. Method: This research method is qualitative with a phenomenological approach. The research sample in this study consisted of 3 youth cadres, 3 teenagers, and 1 youth posyandu supervisor. The sampling technique in this research was nonprobability with a purposive sampling technique. This research was conducted at the Batu Selicin Lubuk Baja youth posyandu, Batam City. Data was collected by in-depth interviews. Results: The results of this research showed that there was no role for teenage cadres as communicators in the activities of the Batu Selicin youth posyandu, Lubuk Baja, Batam City. Conclusion: the conclusion of this research is that the role of teenage cadres as communicators, namely teenage cadres, has not optimized their role as communicators. This is because youth cadres are not provided with special training and youth cadres are also not given in-depth knowledge. Suggestion: this research can also be a reference for further research regarding the importance of youth cadre training. Key words: Teenagers, youth posyandu, role of cadres
Item Type: | Thesis (S1 Kebidanan) |
---|---|
Subjects: | S1 Kebidanan dan Profesi Bidan > Kesehatan Anak dan Remaja S1 Kebidanan dan Profesi Bidan |
Divisions: | S1 Kebidanan |
Depositing User: | Murniati Safitri Safitri |
Date Deposited: | 05 Mar 2025 05:29 |
Last Modified: | 05 Mar 2025 05:29 |
URI: | http://repositori.psdku.univawalbros.ac.id/id/eprint/312 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |