TINJAUAN KEAKURATAN KODE ICD-10 PASIEN RAWAT INAP PADA KASUS CEDERA, KERACUNAN, DAN KONSEKUENSI TERTENTU AKIBAT FAKTOR EKSTERNAL DI RSUD TANJUNGPINANG

Claudia, Claudia (2026) TINJAUAN KEAKURATAN KODE ICD-10 PASIEN RAWAT INAP PADA KASUS CEDERA, KERACUNAN, DAN KONSEKUENSI TERTENTU AKIBAT FAKTOR EKSTERNAL DI RSUD TANJUNGPINANG. D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan thesis, Universitas Awal Bros.

[img] Text
Cover_202313463019_Claudia_D3 RMIK.pdf - Published Version
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (873kB)
[img] Text
Fulltext_202313463019_Claudia_D3 RMIK.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Available under License Creative Commons Public Domain Dedication.

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang: Studi pendahuluan di RSUD Tanjungpinang menunjukkan ketidaksesuaian antara diagnosis dokter dan kode yang ditetapkan petugas koding, terutama pada kasus fraktur yang belum mencapai karakter paling spesifik. Ketidakakuratan kode dapat menurunkan validitas data morbiditas dan memengaruhi proses klaim rumah sakit. Tujuan: Mengetahui tingkat keakuratan, bentuk ketidakakuratan, faktor penyebab, serta dampak ketidakakuratan kode ICD-10 pada pasien rawat inap di RSUD Tanjungpinang. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain cross sectional. Objek penelitian terdiri dari 92 berkas rekam medis rawat inap periode Januari–Desember 2025 yang dipilih menggunakan total sampling. Subjek penelitian meliputi dua petugas casemix dan satu petugas rekam medis. Data dikumpulkan melalui checklist dan wawancara. Hasil: Sebanyak 67 berkas (72,83%) memiliki kode akurat dan 25 berkas (27,17%) tidak akurat. Ketidakakuratan berupa kode kurang spesifik sebesar 19,57% dan kode tidak sesuai diagnosis dokter sebesar 7,60%. Faktor penyebab utama adalah ketidaklengkapan informasi klinis, diikuti faktor petugas, metode, sarana, dan dukungan manajemen. Dampaknya meliputi penurunan validitas data morbiditas, ketidaktepatan pelaporan, serta hambatan klaim INA-CBGs. Kesimpulan: Ketidakakuratan masih ditemukan pada ketepatan kategori dan kelengkapan karakter kode. Diperlukan peningkatan dokumentasi klinis, penguatan SOP, pelatihan petugas, audit internal, serta evaluasi pengodean ICD-10 secara berkala dan berkelanjutan untuk menjamin mutu informasi dan klaim pelayanan kesehatan. Kata Kunci : Keakuratan Kode, ICD-10, Cedera, Keracunan, Rekam Medis Kepustakaan : 34 sumber (2 Buku, 2 Peraturan Perundang-undangan, 5 Publikasi Resmi Kemenkes RI dan WHO, 25 Jurnal Ilmiah), Tahun 2020-2025

Item Type: Thesis (D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan)
Subjects: D3 Rekam Medis > Coding
D3 Rekam Medis
D3 Rekam Medis > Layanan Rekam Medis
Divisions: D3 Rekam Medis
Depositing User: Claudia
Date Deposited: 27 Aug 2026 03:12
Last Modified: 27 Aug 2026 03:12
URI: http://repositori.psdku.univawalbros.ac.id/id/eprint/716

Actions (login required)

View Item View Item